Halaman

    Social Items

Showing posts with label Ikan hias. Show all posts
Showing posts with label Ikan hias. Show all posts

Cara merawat ika louhan/lohan agar warnanya bagus, ikan louhan merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang memiliki banyak penggemar. Ikan ini memiliki ciri khas dibagian dahinya yang jenong/nonong/menonjol dan warna sisiknya yang indah.

Tapi jika kita tidak dapat merawatnya dengan benar, maka keistimewaan tersebut terkadang akan tidak muncul. Oleh karena itu, kita perlu mengetahui bagaimana cara merawat ikan louhan yang benar agar ikan louhan yang kita pelihara memiliki penampilan yang menarik.

Berikut ini tips perawatan ikan louhan yang benar:

• Akuarium

Ukuran akuarium yang digunakan untuk merawat ikan louhan perlu diperhatikan dan sebaiknya disesuaikan dengan ukuran ikan louhan yang kita pelihara.

Ukuran akuarium yang ideal untuk ikan louhan adalah 3/4 lebih besar dari ukuran ikan louhan yang menempatinya. Misalnya saja ikan louhan yang kita pihara memiliki panjang antara 40-50 cm, maka sebaiknya ukuran akuarium yang digunakan berukuran sekitar 200x70x80 cm.

• Perlengkapan akuarium

Agar ikan louhan merasa nyaman dan juga mempermudah kita dalam merawatnya, ada beberapa perlengkapan dan peralatan yang perlu disiapkan dalam merawat ikan louhan, antara lain:

- Aerator

Memelihara ikan didalam akuarium sangat berbeda dengan kondisi ikan yang hidup di alam bebas. Ikan yang ada di alam bebas bisa mendapatkan oksigen lebih banyak dibandingkan dengan ikan yang dipelihara di dalam akuarium. Oleh karena itu, ikan yang dipelihara didalam akuarium memerlukan bantuan alat untuk menyuplai oksigen.

Alat yang dapat digunakan untuk menyuplai oksigen ke dalam akuarium adalah Aerator atau pompa udara. Aerator berfungsi untuk memberikan udara ke dalam akuarium dan mengeluarkan udara dari sisa-sisa pernafasan ikan. Pilihlah aerator yang mampu membuang banyak udara, tapi yang tidak memerlukan daya listrik besar.

- Heater dan Thermometer

Suhu air didalam akuarium perlu diatur agar ikan louhan memiliki pertumbuhan yang bagus. Karena pertumbuhan ikan louhan akan melambat jika suhu air didalam akuarium terlalu dingin. Cara untuk mengetahui suhu air didalam akuarium adalah dengan menggunakan Thermometer.

Jika Thermometer menunjukan suhu air akuarium dalam keadaan dingin, kita bisa menaikkan suhu udara dengan menggunakan alat Heater atau alat pemanas. Suhu udara yang ideal untuk ikan louhan sekitar 28-30°C.

- Filter

Kebersihan air didalam akuarium sangat penting untuk diperhatikan, karena jika air didalam akuarium kotor, maka kemungkinan besar ikan louhan yang ada didalamnya akan sakit dan bisa mati. Jadi, kita harus selalu membersihkan air didalam akuarium secara rutin.

Rutinitas tersebut memang sangat merepotkan kita karena air akuarium biasanya cepat kotor. Untuk mengatasi permasalahan ini, kita bisa menggunakan filter/penyaring air.

Filter berfungsi untuk menyaring air akuarium setiap saat agar tetap bersih. Tapi kita tetap harus mengganti air akuarium secara berkala.

- Penerangan

Penerangan didalam akuarium sangat penting untuk ikan louhan agar ikan tidak menjadi penakut. Untuk penerangan akuarium, kita bisa menggunakan lampu TL. Selain untuk menerangi akuarium, lampu TL juga berfungsi untuk menambah keindahan didalam akuarium.

Tapi efeknya lampu TL dapat menghasilkan suhu panas, sehingga dapat mempengaruhi suhu air akuarium. Jadi, kita perlu memperhatikan ukuran lampu TL dengan ukuran akuarium. Ukuran lampu TL yang ideal untuk akuarium 80x40 cm adalah 20 watt.

- Tanaman air

Agar pemandangan akuarium menyerupai suasana di habitat aslinya, sebaiknya tempatkan tanaman hias didalam akuarium untuk mempercantik pemandangan akuarium ikan louhan kita.

- Pasir dan batuan

Pasir digunakan sebagai landasan untuk meletakkan bebatuan atau kerikil. Pasir sungai yang masih bercampur humus merupakan pasir yang terbaik untuk diletakkan didalam akuarium. Krikil yang berukuran 3 mm juga perlu ditambahkan didalam akuarium ikan louhan.

• Pakan ikan louhan

Pakan untuk ikan louhan perlu diperhatikan agar ikan dapat berkembang dengan baik dan sehat. Pakan yang bagus untuk ikan louhan ada dua macam, yaitu pakan alami dan pakan buatan.

Pakan alami meliputi cacing rambut, cacing sutra, cacing tanah, cacing darah, kutu air, artemia, jentik nyamuk, dan udang. Sedangkan pakan buatan berupa pelet khusus untuk ikan louhan.

Pemberian pakan berupa pelet sebaiknya dibiasakan sejak ikan louhan masih kecil, dan bisa dikombinasikan dengan pakan-pakan alami.

• Pengontrolan akuarium

Akuarium ikan louhan harus dikontrol suhu airnya, ph airnya, dan kebersihan airnya setiap hari. Untuk mengetahui kondisi suhu air, kita bisa menggunakan thermometer. Sedangkan ph air dapat diketahui dengan alat pengukur ph. Ph air normal untuk akuarium adalah 6-8,5.

Selain itu, kita juga perlu membuat jadwal untuk penggantian air akuarium. Namun, penggantian air akuarium tidak perlu dilakukan terlalu sering karena sudah menggunakan filter untuk menyaring air akuarium.

Jadwal yang ideal untuk mengganti air didalam akuarium yaitu setiap 1 atau 2 minggu sekali dilakukan secara rutin dan konsisten.

Demikian sedikit informasi tentang "Tips perawatan ikan louhan yang benar". Untuk informasi lain seputar ikan hias, dapat dibaca pada artikel MBLUKNET yang lain.

Cara merawat ika louhan/lohan agar warnanya bagus, ikan louhan merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang memiliki banyak penggemar
Perawatan Ikan Louhan

Tips perawatan ikan louhan agar warnanya bagus

Ikan Koi merupakan ikan hias yang berasal dari Negara Jepang. Masyarakat Jepang sangat percaya kalau ikan ini dapat membawa hoki bagi pemiliknya. Ikan ini juga dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai simbol cinta dan persahabatan yang abadi.

Popularitas dan mitos ikan Koi membuat banyak orang ingin memeliharanya dirumah. Bagai para penggemar pemula tentu belum memiliki pengalaman dalam merawat ikan Koi dengan baik dan benar.

Berikut ini beberapa tips perawatan ikan Koi yang baik dan benar untuk pemula:

• Memilih ikan Koi yang sehat

Ikan Koi merupakan ikan hias air tawar yang sangat diminati oleh masyarakat sehingga permintaan pasar cukup besar. Permintaan pasar ini tentunya membuat para peternak ikan Koi kuwalahan hingga muncul oknum yang tidak bertanggung jawab yang menjual ikan Koi yang tidak berkualitas atau bahkan ikan Koi palsu.

Untuk menghindari hal tersebut sebaiknya membeli ikan Koi ditoko ikan yang teroercaya dan yang memiliki reputasi baik. Dalam memelihara ikan Koi, sebaiknya janga hanya mementingkan kuantitas saja, lebih baik memelihara 5 ekor ikan Koi yang memiliki kualitas bagus daripada memelihara 100 ekor ikan Koi tapi kualitasnya jelek.

• Mempersiapkan kolam ikan Koi

Seperti halnya beberapa jenis ikan hias air tawar lainnya, ikan Koi juga sangat membutuhkan kualitas air yang baik untuk kelangsungan hidupnya.

Untuk memelihara ikan Koi, kita harus mempersiapkan air jernih yang bebas dari kontaminasi apapun, termasuk zat-zat kimia. Untuk kolam yang terbuat dari semen sebaiknya jangan langsung di isi ikan Koi jika kolam tersebut masih baru.

Kolam semen yang masih baru biasanya masih meninggalkan bau semen yang dapat membahayakan ikan Koi. Untuk mempercepat menghilangkan bau semen tersebut biasanya para peternak ikan Koi menggunakan pelepah pisang. Jaga juga kadar keasaman air kolam pada level 6,5 hingga 8,5.

Kita bisa menggunakan beberapa macam kolam untuk memelihara ikan Koi, baik berupa kolam semen, kolam taman maupun kolam tanah. Sebaiknya ikan Koi tidak dipelihara didalam aquarium karena ikan ini membutuhkan ruang gerak yang cukup luas sehingga kolam ikan tentunya lebih cocok dibandingkan dengan aquarium.

Filter juga digunakan oleh para peternak ikan Koi sebagai salah satu cara merawat ikan Koi yang baik dan benar. Filter ikan Koi biasanya berlapis 4 agar penyaringan terhadap kotoran maupun bakteri bisa lebih sempurna.

• Atur jumlah ikan Koi dalam satu kolam

Ikan Koi membutuhkan ruang gerak yang cukup lega agar bisa cepat tumbuh besar. Jumlah ikan Koi yang tidak sesuai dengan kapasitas kolam justru akan menghambat pertumbuhan ikan Koi. Jadi populasi ikan Koi harus disesuaikan dengan kapasitas kolam yang akan digunakan.

• Cara memberi makan ikan Koi

Pakan yang berkualitas dalat membuat ikan Koi cepat besar dan sehat. Harga pakan untuk ikan Koi memang cukup mahal karena pakan untuk ikan Koi yang kualitasnya bagus biasanya adalah pakan impor dari Jepang.

Pakan ikan Koi impor harganya mencapai 150.000an per Kg. Untuk menghemat biaya perawatan dan agar pemberian makanan tidak berlebihan maka kita harus pintar-pintar mengatur porsi pemberiannya.

Pemberian pakan bisa dilakukan 2 kali sehari, yaitu pada pagi dan sore hari. Ikan Koi juga bisa diberikan pakan tambahan seperti: sawi, kubis, udang, cacing rambut, semangka dan cacing darah.

• Jaga kualitas air kolam

Perhatikan suhu dan tingkat kekeruhan air kolam, jangan sampai air kolam menjadi keruh. Walaupun sudah menggunakan sistem filter pada kolam ikan Koi, terkadang air kolam tersebut bisa menjadi keruh juga. Oleh karena itu sebaiknya rutin mengganti 10% air dalam kolam seminggu sekali.

Jangan pernah mengganti seluruh air kolam karena nantinya ikan Koi akan membutuhkan waktu adaptasi kembali terhadap air kolam yang baru, dan terkadang proses adaptasi tersebut dapat membuat ikan Koi mengalami stress. Perlu diketahui juga bahwa kondisi air bisa mempengaruhi warna ikan Koi hingga 20%.

•  Karantina dulu ikan Koi baru

Jika kita ingin menambah jumlah ikan Koi yang kita miliki, maka kita perlu memperhatikan terlebih dulu kondisi ikan Koi yang baru kita beli tersebut, jangan sampai memasukkan ikan Koi yang terkontaminasi/membawa bakteri yang bisa menulari ikan-ikan Koi lama yang ada dikolam.

Sebaiknya karantina dulu ikan Koi tersebut selama beberapa hari di bak/kolam terpisah. Baru setelah kita yakin jika ikan Koi tersebut sehat, kita bisa memasukkannya kedalam kolam utama.

Kita juga harus mengkarantina ikan Koi yang terlihat tidak sehat didalam kolam. Terkadang ikan Koi bisa terkena penyakit dan membuatnya lesu, tidak aktif, dan cenderung memiliki perbedaan sikap dibandingkan dengan ikan-ikan yang lain.

Demikian informasi tentang "Tips perawatan ikan Koi yang baik dan benar untuk pemula". Untuk informasi lain seputar ikan hias, dapat dibaca pada artikel MBLUKNET lainnya.

Ikan Koi

Tips perawatan ikan Koi yang baik dan benar untuk pemula

Jika anda ingi memelihara ikan arwana, sebaiknya anda mengetahui terlebih dahulu jenis-jenis ikan arwana yang ada serta dampaknya apakah akan membawa kleberuntungan atau tidak. Bagi sebagian orang, alasan memelihara ikan Arwana Super Red tentu karena keindahannya.

Jika anda ingi memelihara ikan arwana, sebaiknya anda mengetahui terlebih dahulu jenis-jenis ikan arwana yang ada serta dampaknya apakah akan membawa kleberuntungan atau tidak

Bentuk tubuhnya yang anggun dan sisiknya yang menyala menjadikan penampilan ikan Arwana Super Red tampak begitu mewah. Maka tidak heran jika banyak yang menyukai ikan ini. Tapi selain karena keindahannya, ikan Arwana Super Red juga dipercaya dapat membawa keberuntungan/hoki bagi pemiliknya. Ikan ini di anggap sebagai lambang kemakmuran, bahkan sebagai penjaga keselamatan pemiliknya. Menurut para penggemar ikan hias, ikan Arwana Super Red adalah ikan dengan kasta tertinggi, maka tidak heran jika banyak orang yang ingin memeliharanya karena percaya jika ikan ini dapat menaikkan wibawanya dimata masyarakat.

Para pejabat dan pengusaha juga banyak yang memelihara ikan Arwana Super Red karena meyakini jika ikan ini dapat mendatangkan keberuntungan. Sering sekali kita jumpai di rumah para pengusaha besar, atau ditempat usahanya terdapat akuarium yang berisi ikan Arwana, karena mereka percaya jika ikan ini akan membawa keberuntungan atau hoki. Karena mitos itulah yang menjadikan harga ikan Arwana Super Red menjadi sangat tinggi. Bukan hanya membawa keberuntungan dalam hal rejeki saja, ikan Arwana bahkan dipercaya dapat menukar nyawanya dengan nyawa pemiliknya ketika pemiliknya dalam bahaya.

Dalam tradisi masyarakat Asia Timur, terutama masyarakat China dan sekitarnya, ikan memang dijadikan sebagai lambang kemakmuran. Dalam bahasa Mandarin, ikan dan surplus (bersisa) memiliki bunyi yang sama, yakni "YU". Oleh karena itulah pada setiap perayaan tahun baru Imlek, hidangan ikan menjadi salah satu menu utamanya. Hal itu juga mengandung makna dan harapan, bahwa setiap kali kita makan ikan pasti selalu tersisa tulang-tulang atau duri-durinya. Harapannya agar rezeki yang akan datang pada tahun baru ini juga akan bersisa.

Ikan Arwana Super Red berasal dari Indonesia tepatnya di kawasan Kalimantan, yaitu sungai Kapuas dan danau Sentarum. Ikan Arwana jenis ini dikenal memiliki berbagai ragam corak warna yaitu, merah darah, merah oranye, dan merah cabe. Selain ikan Arwana Super Red, masih ada beberapa jenis ikan Arwana lainnya yang sering dipelihara sebagai ikan hias, di antaranya: 

 • Arwana Golden Cross Back Ikan Arwana jenis ini berasal dari Malaysia, tepatnya didaerah Perak, Johor, Trengganu dan juga Bukit Merah. Dijuluki Arwana Cross Back karena sisik-sisiknya memiliki warna hitam dengan bentuk memutar hingga melalui punggungnya. 

 • Arwana Black Ikan Arwana Black masih kerabat dengan ikan Arwana Silver. Ikan ini berwarna keperakan hampir diseluruh bagian tubuhnya kecuali bagian ekornya berwarna hitam. Ketika telah dewasa, lama-kelamaan warna hitam dibagian ekornya akan memudar. 

 • Arwana Jardini Ikan Arwana Jardini berasal dari Australia, tapi belakangan ini juga banyak ditemukan didaerah Irian. Ada dua jenis ikan Arwana Jardini, yaitu jenis Scleropqges Leichharti yang berwarna cukup terang dan jenis Scleropqges Jardini yang berwarna agak gelap. 

 • Arwana Golden Red Tail Ikan Arwana Golden Red Tail merupakan ikan asli dari Indonesia yaitu dari perairan Sumatera tepatnya daerah Pekan Baru. Ikan ini memiliki warna yang bermacam-macam seperti warna emas, biru dan hijau. 

 • Arwana African Ikan Arwana jenis ini berasal dari benua Afrika. Ciri khas ikan Arwana African yaitu pada bagian kepalanya berbentuk bulat dan tubuhnya lonjong dengan warna perak. 

• Arwana Green Ikan Arwana Green atau sering dinamakan Arwana Pino oleh para penggemarnya ini memiliki warna dasar hijau. Ikan Arwana jenis ini dapat ditemui di wilayah Malaysia, Kamboja, Indonesia, Burma dan Thailand. 

• Arwana Silver Jenis ikan Arwana yang satu ini berasal dari Amerika selatan. Ikan ini memiliki bentuk tubuh dan sirip yang panjang berbeda dengan jenis ikan Arwana lainnya. Panjang tubuh ikan Arwana Silver dapat mencapai 50 sampai 60 cm.

Jenis-Jenis Ikan Arwana Pembawa Keberuntungan

Jika anda beternak ikan arwana, maka anda harus mengetahui terlebih dulu bagaimana mengawinkan ikna hias ini agar berhasil di kembang biakkan. Ikan Arwana merupakan ikan hias kelas premium. Ikan ini memiliki penampilan yang indah, dari mulai warna sisik yang cerah dan kemilau, serta gerak-gerik yang lemah gemulai dan anggun membuat ikan ini tampak begitu mewah dan eksklusif.
 
Jika anda beternak ikan arwana, maka anda harus mengetahui terlebih dulu bagaimana mengawinkan ikna hias ini agar berhasil di kembang biakkan

Saat ini penggemar ikan Arwana semakin bertambah banyak dari seluruh penjuru tanah air. Tentunya hal itu merupakan sebuah peluang bisnis yang cukup menjanjikan jika berhasil membudidayakan ikan ini.

Sampai saat ini masih sangat sedikit peternak ikan yang berhasil membudidayakan ikan Arwana karena prosesnya memang tergolong sulit, terutama pada proses perkawinannya.

Ikan Arwana termasuk salah satu ikan air tawar yang cukup susah untuk dibudiyakan. Tapi jika kita bisa membuat ikan Arwana merasa nyaman, maka ikan Arwana tersebut pasti bisa berkembang biak dengan baik.

Kunci keberhasilan dari budidaya ikan Arwana terletak pada penyediaan lahan budidaya yang ideal, kondisi air yang bagus, serta pemberian pakan yang tepat.

Berikut ini beberapa tips budidaya ikan Arwana agar berhasil:

• Proses perjodohan ikan Arwana

Sebelum dikawinkan, indukan ikan Arwana jantan dan betina harus dijodohkan terlebih dulu untuk mengenalkan keduanya agar proses selanjutnya lebih mudah.

Indukan ikan Arwana yang akan dijodohkan harus sudah berumur 6-7 tahun dan memiliki panjang tubuh sekitar 50-60 cm. Dibutuhkan waktu setidaknya satu tahun sampai ikan Arwana saling mengenal dan cocok satu sama lain. Sayangnya tidak ada perlakuan/cara tertentu yang dapat mempercepat proses perjodohan untuk ikan Arwana, karena semua harus berlangsung secara alami.

Proses perjodohan ikan Arwana dapat dilakukan didalam kolam khusus, yaitu kolam beton dengan ketinggian air minimal 3 meter.

Buatlah suasana dilingkungan kolam tersebut tampak alami dan tenang. Usahakan juga agar air didalam kolam terus mengalir untuk mendukung kelancaran proses ini. Tambahkan juga beberapa tanaman air sebagai tempat berteduh serta untuk bersembunyi.

Tanda bahwa kedua indukan ikan Arwana sudah berjodoh dapat dilihat dari perilaku ikan Arwana jantan yang sering mengejar-ngejar ikan Arwana betina. Ikan tersebut sedang berusaha mengenal dan bermain-main dengan pasangannya, sehingga kita bisa mengetahui lebih lanjut apakah keduanya memang cocok serta bisa berjodoh atau tidak.

Tapi biasanya jika ikan Arwana jantan sudah sering berperilaku seperti itu, maka seiring berjalannya waktu kedua calon indukan ikan Arwana tersebut pasti bisa cocok dan berjodoh.

Ikan Arwana yang telah berjodoh bisa terlihat dari perilaku keduanya yang sering berenang berdampingan dan tidak saling kejar-kejaran lagi.

• Proses perkawinan ikan Arwana

Pada umumnya, ikan Arwana akan melakukan proses perkawinan pada saat musim penghujan. Kondisi cuaca yang sering turun Hujan akan membuat air di kolam menjadi lebih dingin dengan suhu berkisar antara 25-26 °C. Dan inilah waktu yang paling tepat bagi kedua indukan ikan Arwana untuk melakukan perkawinan.

Jika kedua indukan ikan Arwana sudah melakukan perkawianan, bisa dilihat dari perilaku ikan Arwana jantan yang menggesek-gesekkan tubuhnya ke bagian belakang tubuh ikan Arwana betina dan kemudian kedua indukan ikan Arwana akan saling berhimpitan.

Setelah melakukan perkawinan, selanjutnya ikan Arwana betina akan mengeluarkan telur dan diikuti oleh ikan Arwana jantan yang juga mengeluarkan sel sperma untuk membuahi telur-telur tersebut.

Kita bisa memantau apakah indukan ikan Arwana betina sudah bertelur atau belum dari kondisi air kolam yang banyak terdapat buih-buih air.

Proses pembuahan sel telur biasanya berlangsung selama 20-30 menit. Dalam sekali masa bertelur, ikan Arwana betina mampu menghasilkan telur sebanyak 15-25 butir. Satu per satu telur kemudian akan di ambil oleh indukan ikan Arwana jantan menggunakan mulutnya sebagai ruang inkubator.

Cara Yang Benar Mengawinkan Ikan Arwana

Jika anda ingin beternak ikan hias khususya ikan cupang, berikut ini tips ataupun cara yang benar agar berhasil. Ikan cupang memiliki daya tahan yang sangat bagus. Ikan ini sanggup hidup di lingkungan air yang minim oksigen, seperti didalam toples kecil tanpa menggunakan aerator. Ketahanan tersebut karena ikan cupang memiliki rongga labirin seperti yang terdapat pada paru-paru Manusia. Labirin tersebut bisa membuatnya bertahan pada lingkungan minim oksigen. Ikan cupang adalah salah satu jenis ikan air tawar yang hidup daerah tropis. Ikan ini banyak ditemukan di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Di alam bebas ikan cupang hidup secara berkelompok di rawa-rawa, danau, dan sungai yang arusnya tenang.

Jika anda ingin beternak ikan hias khususya ikan cupang, berikut ini tips ataupun cara yang benar agar berhasil. Ikan cupang memiliki daya tahan yang sangat bagus

Dikalangan penghobi ikan cupang, dikenal dua macam ikan cupang yaitu ikan cupang hias dan ikan cupang adu. Ikan cupang hias dipelihara untuk dinikmati keindahan bentuk, warna, dan gerakannya. Sedangkan ikan cupang aduan dipelihara untuk di adu. Ikan cupang merupakan salah satu jenis ikan hias yang mudah dipelihara dan dibudidayakan. Budidaya ikan cupang juga tidak memerlukan tempat yang luas dan tidak memerlukan modal yang besar. Budidaya ikan cupang bisa menjadi usaha sampingan yang cukup menguntungkan.

Berikut ini tahapan dalam budidaya ikan cupang:

• Menyiapkan indukan ikan cupang
Untuk memulai budidaya ikan cupang, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan indukan atau bibit ikan cupang yang berkualitas.
Pilihlah indukan ikan cupang yang berasal dari keturunan yang unggul, sehat, bebas dari penyakit dan tidak memiliki cacat bawaan. Untuk sementara indukan jantan dan betina diletakkan ditempat terpisah.

Sebelum memilih bibit/indukan ikan cupang, sebaiknya kita mengetahui dulu ciri-ciri ikan cupang jantan dan betina.

Ikan cupang jantan bisa dilihat dari gerakannya yang lincah, sirip dan ekor lebar mengembang, warnanya cerah dengan tubuh lebih besar. Seangkan ikan cupang betina bisa dilihat dari gerakannya yang lebih lamban, sirip dan ekornya lebih pendek, warnanya tampak kusam dengan tubuh yang lebih kecil.

Sebelum proses pemijahan dilakukan, pastikan indukan jantan dan betina sudah masuk dalam fase matang gonad atau siap untuk dikawinkan.

Adapun ciri-ciri indukan yang telah menunjukkan siap kawin adalah sebagai berikut:
Untuk ikan cupang jantan:
- Setidaknya sudah berumur 4-8 bulan.
- Postur tubuh panjang.
- Siripnya panjang dan warna tubuhnya cerah.
- Gerakannya agresif dan lincah.

Untuk ikan cupang betina:

- Setidaknya sudah berumur 3-4 bulan.
- Bentuk badan membulat dan bagian perutnya terlihat sedikit buncit.
- Siripnya pendek dan warnanya kusam.
- Gerakannya lambat.

• Proses pemijahan

Setelah indukan ikan cupang jantan dan betina siap untuk memijah, sediakan wadah seperti baskom plastik atau akuarium kecil dengan ukuran 20x20x20 cm. Siapkan juga gelas plastik untuk tempat ikan cupang betina dan juga tumbuhan air seperti kayambang.

Dalam satu kali perkawinan, ikan cupang bisa menghasilkan sampai 1000 butir telur. Telur-telut tersebut akan menetas dalam waktu 24 jam setelah pembuahan. Tapi sayangnya tingkat kematian pembenihan ikan cupang cukup tinggi. Dalam satu kali masa kawin biasanya hanya dapat dipanen 30-50 ikan cupang hidup.

Indukan ikan cupang jantan bisa dikawinkan sampai 8 kali dengan interval waktu sekitar 2-3 minggu. Sedangkan indukan ikan cupang betina sebaiknya hanya dikawinkan satu kali saja, karena jika dipaksakan, pada perkawinan berikutnya akan terjadi penurunan keragaman jenis kelamin anakan yang dihasilkan yang didominasi jenis kelamin betina.

Berikut ini langkah-langkah untuk melakukan pemijahan ikan cupang:

- Isi tempat pemijahan dengan air bersih setinggi 10-15 cm. Gunakan air tanah atau air sungai yang jernih.

- Endapkan terelebih dahulu air yang akan digunakan minimal selama satu malam.

- Hindari penggunaan air dalam kemasan atau air PAM yang berbau kaporit.

- Tambahkan tanaman air kedalam wadah sebagai tempat burayak berlindung. Tapi penempatan tanaman air sebaiknya jangan terlalu padat. Karena jika terlalu banyak, tanaman air tersebut berpotensi mengambil oksigen terlarut yang ada didalam air.

- Masukkan ikan cupang jantan yang telah siap kawin dan biarkan ikan tersebut selama satu hari didalam wadah.

- Ikan cupang jantan akan membuat gelembung-gelembung udara yang gunanya untuk menyimpan telur yang sudah dibuahi.

- Untuk memancing ikan cupang jantan membuat gelembung, masukkan ikan cupang betina tetapi harus tetap terpisah. Caranya, ikan cupang betina dimasukkan ke dalam gelas plastik bening (gelas plastik bekas air mineral), kemudian masukkan ke dalam aquarium yang telah di isi ikan cupang jantan.

Setelah indukan ikan cupang jantan membuat gelembung, baru indukan ikan cupang betina dimasukkan kedalam aquarium.

Waktu pemijahan biasanya terjadi sekitar jam 7-10 pagi atau jam 4-6 sore. Ikan cupang cukup sensitif ketika kawin, oleh karena itu sebaiknya aquarium ditutup dengan koran atau diletakkan di ruangan yang tenang dan tidak ada aktivitas Manusia dan juga suara bising.

Setelah terjadi pembuahan, segera ambil agar tidak memakan telur-telur yang telah dibuahi. Selanjutnya yang bertugas membesarkan dan menjaga burayak adalah indukan ikan cupang jantan.

Dengan menggunakan mulutnya indukan ikan cupang jantan akan mengambil telur-telur yang telah dibuahi tadi dan meletakkannya pada gelembung-gelembung yang telah disiapkan.

Setelah kurang lebih satu hari, telur-telur tersebut akan menjadi burayak. Selama 3 hari kedepan burayak tidak perlu diberi pakan karena masih terdapat nutrisi yang terbawa dalam telur. Indukan ikan cupang jantan juga akan berpuasa selama menjaga burayak.

Setelah tiga hari terhitung sejak telur menetas, anakan ikan cupang bisa diberikan kutu air.
Pemberian pakan berupa kutu air tersebut jangan lebih banyak dari jumlah burayak karena pakan akan mengotori air dan bisa menyebabkan kematian pada burayak.

Indukan ikan cupang jantan baru diambil dari aquarium setelah burayak berumur 2 minggu terhitung sejak menetas. Pindahkan burayak/anakan ikan cupang pada wadah yang lebih besar dan berikan kutu air yang lebih besar atau jentik nyamuk.

Setelah berusia 1,5 bulan, anakan ikan cupang sudah bisa dipilah berdasarkan jenis kelaminnya. Kemudian pisahkan ikan-ikan tersebut ke wadah pembesaran.

• Pakan untuk ikan cupang

Pakan favorit yang biasa diberikan pada ikan cupang adalah kutu air, cacing sutera dan larva/jentik nyamuk yang bisa diberikan 3-4 kali dalam sehari. Semakin sering frekuensi pemberian pakan akan semakin baik karena lebih baik diberikan sedikit-sedikit tapi sering. Hal ini untuk mengurangi resiko penumpukan sisa pakan yang bisa mengakibatkan berkembangnya penyakit.

Kutu air bisa didapatkan diselokan-selokan atau genangan air. Bisa juga dibeli ditoko akuarium dan perlengkapan ikan.

• Perawatan ikan cupang

Seperti sudah dijelaskan di atas, ikan cupang termasuk ikan yang tahan banting karena bisa hidup dalam aquarium tanpa menggunakan aerator karen ikan ini tahan terhadap kondisi air yang minim oksigen.

Tapi walaupun dapat hidup didalam air tanpa aerator, sebaiknya tetap menjaga kualitas air aquarium dengan memberinya aerasi dan filter pembersih agar ikan cupang bisa berkembang sempurna dan selalu dalam kondisi bugar, terutama untuk perawatan ikan kontes.

Jangan memelihara lebih dari satu ikan cupang jantan dewasa dalam satu aquarium karena bisa saling menyerang, apalagi jika ukuran aquariumnya kecil dan tidak tersedia tempat untuk berlindung/bersembunyi.

Khusus untuk ikan cupang aduan, bisa ditempatkan didalam toples kaca kecil. Dan agar ikan cupang lebih agresif ketika di adu sebaiknya ikan cupang disimpan di tempat yang gelap dan jangan meletakkan toples ikan cupang berdekatan dengan toples ikan cupang yang lain karena ikan-ikan tersebut akan terus dalam kondisi siap menyerang dan membenturkan dirinya ke arah kaca toples. Jika tempatnya tidak memungkinkan, berikan sekat untuk membatasi toples agar ikan tidak saling melihat.

Gantil air yang ada dalam wadah jika sudah ada penumpukan kotoran dan sisa pakan didasar wadah. Penumpukan kotoran dan sisa-sisa pakan tersebut bisa menimbulkan penyakit, bahkan kematian pada ikan cupang karena pencemaran air.

Cara Budidaya Ikan Cupang Yang Benar Sudah Terbukti